Apakah pemotongan dan penambahan watermark dapat lolos deteksi hash perseptual (pHash, PDQ, TMK+PDQF)?

Saat mengunggah ulang video, apakah metode memotong dan menambahkan watermark bisa lolos dari deteksi hash perseptual (pHash, PDQ, TMK+PDQF)? Di antara berbagai hash perseptual (pHash, PDQ, TMK+PDQF), mana yang lebih tangguh terhadap pemotongan atau watermark?

Aug 29, 2025 09:55 159 dibaca Sekitar 490 kata Sekitar 2 menit baca

Perbandingan Ketahanan terhadap Pemotongan

pHash didasarkan pada fitur DCT frekuensi rendah global. Pemotongan lokal akan mengubah distribusi spektrum keseluruhan dan sering menyebabkan perubahan hash yang signifikan, sehingga ketahanannya terhadap “hilangnya bagian lokal” relatif lemah. Karena itu, kalangan akademis juga mengusulkan arah perbaikan yang tahan terhadap pemotongan/rotasi untuk menutupi kekurangan hash global tradisional.
PDQ (gambar) lebih mudah terpengaruh oleh perubahan jenis “penghapusan/penutupan konten”. Pengujian penulis menunjukkan bahwa terhadap transformasi penghapusan, ketahanannya tidak sebaik terhadap transformasi ringan seperti gain kecil (misalnya format/bitrate). Pemotongan termasuk kategori “penghapusan”, sehingga tidak unggul.

TMK+PDQF (video) mengalami penurunan yang sangat jelas pada pemotongan: evaluasi menunjukkan bahwa jika lebih dari sekitar 20% area gambar dipotong, pencocokan yang andal menjadi sulit; bahkan disarankan untuk tidak mengharapkan hit yang stabil ketika pemotongan melebihi 10%, yang menegaskan sensitivitasnya terhadap hilangnya bidang pandang secara besar.

Perbandingan Ketahanan terhadap Watermark

pHash sensitif terhadap watermark buram berukuran besar, karena watermark akan mengubah struktur frekuensi rendah global. Hash perseptual DCT global tradisional biasanya sulit mempertahankan kemiripan hash yang konsisten di bawah watermark yang kuat.

PDQ memiliki toleransi tertentu terhadap “watermark ringan/logo kecil”, tetapi dalam kondisi watermark yang “sangat buram, dengan tepi kompleks dan perubahan warna”, lebih dari setengah sampel akan luput terdeteksi pada ambang umum, menunjukkan ketahanan yang terbatas terhadap watermark berat.

TMK+PDQF dalam skenario video juga dilaporkan memiliki “performa buruk” terhadap watermark dan pemotongan. Dibandingkan transformasi seperti bitrate/format/skalasi yang mempertahankan struktur global, penambahan watermark akan secara jelas menurunkan tingkat kepercayaan pencocokan.

Tips Praktis

Pengalaman di sisi platform menunjukkan: untuk video, ketahanan terhadap transformasi transcoding seperti “format/bitrate/skalasi” cukup baik, tetapi untuk pemotongan besar atau watermark kuat (terutama yang buram dan mencakup area luas), ketiga algoritma sama-sama mengalami penurunan performa yang jelas. Karena itu, perlu dikombinasikan dengan strategi hulu-hilir seperti penyesuaian ambang dan peninjauan manual.

Jika ketahanan terhadap pemotongan harus ditingkatkan, pendekatan “blok/lokal” dapat digabungkan, atau metode pengodean spasial yang dirancang untuk tahan terhadap pemotongan/rotasi dapat digunakan untuk menutupi kelemahan hash global tradisional, lalu dipadukan secara multimodal dengan fingerprint seperti PDQ/TMK untuk meningkatkan recall. Praktik dan penelitian sama-sama menunjukkan bahwa hash perseptual global tradisional tidak tahan terhadap pemotongan, sehingga mendorong lahirnya metode baru yang tahan pemotongan.

Untuk skenario watermark, materi resmi PDQ menyatakan bahwa “watermark ringan/logo kecil” dapat ditoleransi, sementara watermark buram yang kuat akan sangat memengaruhi pencocokan; di sisi video, TMK+PDQF juga menunjukkan pola serupa. Karena itu, sebaiknya jangan hanya mengandalkan satu ambang, dan bila perlu, gunakan perluasan kandidat serta proses verifikasi tahap kedua.

Kesimpulan Penting

Pada dua jenis perubahan lokal, yaitu “ketahanan terhadap pemotongan/penutupan lokal” dan “penambahan watermark”, pola umum ketiganya adalah: PDQ dan TMK+PDQF relatif lebih stabil terhadap watermark ringan (seperti label sudut/logo), tetapi akan menurun signifikan terhadap pemotongan yang jelas dan watermark buram berukuran besar; pHash, karena lebih berfokus pada fitur frekuensi rendah global, adalah yang paling tidak stabil terhadap perubahan lokal tersebut.

Untuk teman-teman yang mengunggah ulang video, sekarang kalian tahu harus bagaimana, kan.